Kadis Untu Pastikan Pupuk Bersubsidi Hanya Untuk Anggota Kelompok Tani RDKK

Johana Untu

Ratahan-Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menegaskan stok pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi petani yang terdaftar sebagai Anggota Kelompok Tani.

Bertempat diruang kerjanya Kepala Dinas Pertanian Johana Untu menjelaskan, terkait pupuk bersubsidi hanya untuk petani yang terdaftar sebagai kelompok tani. Sedangkan kelompok tani yang tidak terdaftar dipastikan tidak bisa menggunakan pupuk bersubsidi. Rabu, 17/03/2021.

“Yang ada nama di RDKK pasti dapat membeli pupuk subsidi,” ungkap Kadis Johana.

Selain itu Johana juga mengatakan, masih banyak petani di Kabupaten Mitra yang tidak masuk dalam sistem penyuluh pertanian (Simluhtan).

“Ini sangat disayangkan sehingga kuota kita hanya mendapatkan sedikit, padahal 70% warga di Mitra adalah Petani, dan yang terdata dalam RDKK hanya sekitar 1000 petani,” ujarnya.

Johana berharap, bagi pengurus Kelompok Tani agar dapat melapor ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) setiap anggota yang tidak terdata pada Simluhtan.

“Sudah merupakan tanggung jawab Poktan untuk melapor ke BPP dan mengisi format RDKK dengan melampirkan FC KTP semua anggota, karena wajib mengisi nama sesuai KTP dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Dengan mengisi RDKK tersebut akan tercatat besaran atau luasan tanaman bagi petani untuk mendapatkan pupuk subsidi,” Jelas Johana.

Ketika disinggung soal penjualan oleh Agen nakal yang tidak menjual sesuai Harga Tetap Eceran (HET), Johana menerangkan bahwa, hal itu bukan lagi menjadi ranah Dinas Pertanian namun ada instansi terkait yang berwenang atas masalah tersebut.

“jika nanti ada yang agen tidak melayani dan menaikan harga HET maka akan ditindak lanjuti oleh Dinas terkait yang berwenang, kami hanya mendata saja,tapi pengawasan dalam penjualan itu tanggung jawab dinas perindagkop,” kata Johana seraya tersenyum. (T3)

Related posts