Jika Sonya-Syarif Terpilih, 30 Persen Pejabat Pemkot Manado Akan Diisi ASN Muslim

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

MANADO  – Tinggal menghitung hari jelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, 9 Desember 2020 nanti ASN Muslim di lingkup Pemkot akan merasakan perimbangan komposisi jabatan.

Hal ini jelas tertuang dalam kontrak politik yang ditanda-tangani langsung Cawali-Cawawali Nomor urut 2, SSK-SS di atas materai 6000 disaksikan tokoh-tokoh ummat Muslim di kota Kawanua.

Ini salah satu kutipan poinya dari 16 kesepakatan tersebut jika mereka dipercaya rakyat memimpin kota Manado. 1. Pengangkatan ASN Muslim dalam jabatan Eselon II,III dan IV (Asisten,Kepala Dinas,Camat,Lurah Kabag) minimal 30 %.

“Alhamdulillah waa syukurillah, sangat respek dengan pasangan Sonya-Syarif yang telah membuat komitmen untuk mengangkat pejabat-pejabat dari kalangan muslim.” Ujar salah satu ASN Muslim yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Perimbangan pengangkatan pejabat 30 persen ASN dari kalangan Muslim menjadi pejabat di lingkup Pemkot setimpal dengan kontribusi pemilih yang prosentasenya berada diatas 30 persen dari total pemilih di kota Manado.

Ia menambahkan, dalam pengisian jabatan nanti Sonya-Syarif juga tetap harus memperhatikan kajian dari Badan Kepegawaian dan sesuai dengan kompetensi.

“Formasi pengisian jabatan itu tetap harus dalam koridor aturan yang berlaku dan khusus pejabat esellon dua harus mengikuti proses lelang jabatan di pansel. Sedangkan pada pejabat esellon tiga dan empat serta perangkat di kecamatan, kelurahan dan pengisian kepsekk SD dan SMP juga harua sesuai regulasi,” ingatnya.(*)

Berikut 16 poin nota kesepakatan yang telah ditandatangani Sonya-Syarif

1. Pengangkatan ASN Muslim dalam jabatan Eselon II,III dan IV (Asisten,Kepala Dinas,Camat,Lurah Kabag) minimal 30 %.

2. Pengangkatan Guru ASN muslim sebagai Kepala Sekolah SD Negeri dan SMP sebesar 30 %.

3. Pengangkatan THL dan Honorer muslim di Wilayah Pemerintah Kota Manado sebanyak 30 %.

4. Pemberian Surat Hibah untuk tanah yang telah berdiri Masjid Al-Khairiyah Texas Kecamatan Wenang, selambat-lambatnya tiga bulan sesudah pelantikan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado.

5. Pemberian jaminan terhadap Pedagang Kaki Lima untuk dapat berjualan di Pusat Kota pada 2 momen keagamaan, Bulan Ramadhan dan Bulan Desember.

6. Membangun Musholah yang Representatif di Kantor Walikota Manado

7. Bantuan Akhir Studi untuk Mahasiswa muslim ber E-KTP Manado.

8. Insentif Imam dan Marbot setiap bulan.

9. Bantuan Badan Ta’Mirul Masjid akan di sesuaikan.

10. Pemberian Insentif kepada Guru mengaji setiap bulan.

11. Program Umroh untuk Imam,Takmirul Masjid dan Marbot.

12. Program Beasiswa Sarjana (S1) bagi anak berprestasi dari keluarga fakir miskin.

13. Bantuan Hibah untuk organisasi keagamaan berbasis rumah ibadah seperti KWI,BAKOMUBIN,Majelis Taklim dan Ormas-ormas Islam.

14. Pemberdayaan Ekonomi pemuda berbasis rumah ibadah yang nantinya terhubung dengan lembaga keuangan Mikro Syariah.

15. Penyediaan spot – spot kuliner halal untuk Usaha Mikro Kecil.

16. Dalam hal pengambilan Keputusan/Kebijakan baik Administrasi dan Stuktural,maka Saya selaku Walikota tidak akan menyetujui /menandatangani sebelum di tandatangani /di paraf oleh Wakil Walikota.(*)

Related posts