oleh

Ini Isi Surat Edaran PPKM Level IV dan Permintaan Maurits Hengky Kepada Masyarakat Bitung

Bitung, Redaksisulut – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung gelar konferensi pers terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV di ruangan S. H. Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung. Senin, (26/7/2021).

Dalam kesempatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM dan didampingi Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE menyampaikan bahwa untuk masyarakat kota Bitung kami sangat mengharapkan dalam dua Minggu ini kita fokus dulu terhadap pemberlakuan PPKM level IV.

“Untuk segala ketentuan tidak usah dipersoalkan karena ada instruksi Menteri dalam Negeri nomor 25 yang terbaru ini, isi dan materinya, subtansinya sama dimana ada yang masih mempersoalkan mengenai surat, saat ini kita tidak usah mempersoalkan surat lagi karena yang kita lawan adalah virus Covid. Kami hanya ingin kepada masyarakat, mari sama-sama kita menahan diri, karena kalau kita mampu menahan diri dalam dua minggu ini maka kita bisa jamin pasti kita akan melewatinya. Jangan takut tetap enjoy, karena hati yang gembira adalah semangat”. Kata Maurits Usai menyampaikan pidato pemberlakuan PPKM level IV.

Lanjutnya bahwa, Karena itu kami pemerintah kota barusan ini sudah memanggil BPJS. Kami sudah mengupayakan agar BPJS ini benar-benar berlaku 100 persen untuk warga Kota Bitung.

“Kami berupaya menambah pembayaran untuk BPJS karena itu saudara-saudara termasuk dengan upaya kami berdua bersama seluruh jajaran pemerintah, TNI dan Polri kami bahu membahu agar supaya Kota Bitung ini tetap terjaga sesuai dengan harapan kita semua”. Katanya seraya menyampaikan bahwa. Saudara-saudara Tuhan akan memberkati kita semua, Tuhan akan menjaga melindungi kita dalam keyakinan dan kepercayaan ini, saudara-saudara harus katakan bahwa ada maksud Tuhan dibalik semua kejadian yang sudah terjadi dan kami percaya Tuhan tidak akan meninggalkan kita semua .

Dalam kesempatan dirinya pun menyampaikan bahwa Kami butuhkan pertolongan dari saudara-saudara dimana, mari kita berdoa dan menghimbau kepada masyarakat dengan gerakan-gerakan yang sudah kami upayakan melalui aparat-aparat Pemerintah baik ASN dan THL.

“Yang pertama kerja bakti sebagai bagian dari olahraga dilingkungan di rumah kita masing-masin, kemudian pada pada pagi hari pukul 9.00 WITA kita berjemur selama 15 menit di panas pagi karena ketika kita berjemur, kita ada suplai vitamin D, minum air hangat setiap dua jam agar bisa melonggarkan saluran-saluran pernafasan kita dan ketika sebelum mau tidur kita hirup udara panas dan jika ada minyak kayu putih juga bisa digunakan. Ini merupakan tips dari kami yang dapat kami berikan kepada masyarakat Kota Bitung yang Kami Cintai”. Ucapnya.

Seraya menambahkan bahwa, saat ini kami juga sudah menciptakan hotline khusus yang sudah dibagi-bagikan dimana-mana sebagai tempat informasi dari masyarakat Kota Bitung jika berhadapan dengan situasi kondisi Covid ini.

“Jangan bertahan jika saudara merasa sakit, biarlah cepat di obati dalam keyakinan kita, saat ini rumah sakit darurat sudah kita tambah dan kondisinya bagus dan kami saat ini sementara melengkapi fasilitas kesehatan”. Tambahnya.

Adapun isi surat edaran yang disampaikan Wali Kota Bitung dan Wakil Wali Kota Bitung.

SURAT EDARAN WALIKOTA NOMOR 008/ 565/ WK TERTANGGAL 25 JULI 2021 KAMI TELAH MEMUTUSKAN
UNTUK MEMBERLAKUKAN PPKM LEVEL IV SAMPAI DENGAN 8 AGUSTUS 2021 YANG AKAN TERUS DI EVALUASI SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN SITUASI PENYEBARAN COVID-19 DI KOTA BITUNG SEBAGAI BERIKUT:

1. PELAKSANAAN KEGIATAN IBADAH DI TEMPAT-TEMPAT 1BADAH DI LAKUKAN SECARA DARING/ONLINE.

2. PELAKSANAAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (SEKOLAH, PERGURUAN TINGGI/AKADEMI TEMPAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN) DILAKUKAN SECARA DARING/ONLINE.

3. PELAKSANAAN KEGIATAN PADA TEMPAT KERJA/PERKANTORAN SEKTOR NON ESENSIAL DI BERLAKUKAN 100 % (SERATUS PERSEN) WORK FROM HOME (WFH):

4. PELAKSANAAN KEGIATAN PADA TEMPAT KERJA PERKANTORAN SEKTOR ESENSIAL SEPERTI PERBANKAN DAN KEUANGAN, SISTEM PEMBAYARAN, TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI, PERHOTELAN NON PENANGANAN KARANTINA COVID-19, INDUSTRI ORIENTASI EKSPOR DAPAT DIBERLAKUKAN 50 % (LIMA PULUH PERSEN) STAF UNTUK LOKASI YANG BERKAITAN DENGAN PELAYANAN MASYARAKAT (WORK FORM OFFICE) DAN 25 % (DUA PULUH LIMA PERSEN) WORK FROM OFFICE DENGAN PROTOKOL KESEHATAN SANGAT KETAT.

5. PADA SEKTOR PEMERINTAHAN YANG MEMBERIKAN PELAYANAN PUBLIK YANG TIDAK BISA DITUNDA PELAKSANAANNYA DIBERLAKUKAN 25 % (DUA PULUH LIMA PERSEN) WORK FROM OFFICE DENGAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT.

6. SEKTOR KRITIKAL SEPERTI ENERGI, KESEHATAN, KEAMANAN, LOGISTIK DAN TRANSPORTASI, INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN SERTA PENUNJANGNYA PETROKIMIA, SEMEN, OBJEK VITAL NASIONAL, PENANGANAN BENCANA PROYEK STRATEGIS NASIONAL, KONSTRUKSI, UTILITAS DASAR (LISTRIK DAN AIR) SERTA INDUSTRI PEMENUHAN KEBUTUHAN POKOK MASYARAKAT SEHAR- HARI DIBERLAKUKAN 100 % (SERATUS PERSEN) MAKSIMAL STAF WORK FROM OFFICE DENGAN PROTOKOL KESEHATAN YANG SANGAT KETAT.

7. KEGIATAN PERTEMUAN SEPERTI RAPAT DAN SEJENISNYA YANG DILAKUKAN DI DALAM RUANGAN DIBERLAKUKAN 100 % (SERATUS PERSEN) SECARA DARING/ONLINE.

8. UNTUK SUPERMAKET, PASAR TRADISIONAL, TOKO KELONTONG DAN PASAR SEHARI-HARI DIBATASI JAM SWALAYAN YANG MENJUAL KEBUTUHAN OPERASIONAL SAMPAI DENGAN PUKUL 20.00 WITA DENGAN KAPASITAS PENGUNJUNG 50 % (LIMA PULUH PERSEN) DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT.

9. APOTIK DAN TOKO OBAT DAPAT DIBUKA SELAMA 24 (DUA PULUH EMPAT) JAM DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT.

10. PEMBERLAKUAN PEMBATASAN JAM OPERASIONAL BAGI PELAKU USAHA BIDANG HIBURAN SAMPAI DENGAN PUKUL 20.00 WITA DENGAN KAPASITAS PENGUNJUNG 25 % (DUA PULUH LIMA PERSEN) DENGAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN YANG SANGAT KETAT.

11. PELAKSANAAN KEGIATAN MAKAN / MINUM, DI TEMPAT (RESTORAN, WARUNG MAKAN, RUMAH MAKAN, CAFÉ, PEDAGANG KAKI LIMA, LAPAK JALANAN) BAIK YANG BERADA PADA LOKASI TERSENDIRI MAUPUN YANG BERLOKASI PADA PUSAT PERBELANJAAN /MALL /PASAR JAM OPERASIONAL SAMPAI PUKUL 20.00 WITA DENGAN KAPASITAS PENGUNJUNG 25 % (DUA PULUH LIMA PERSEN).

12. KHUSUS ACARA DUKA DIBATASI MAKSIMAL 2 (DUA) HARI DIPERHATIKAN KAPASITAS TEMPAT/ RUANGAN DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT DAN TIDAK MENERAPKAN MAKAN DI TEMPAT PENYEDIAAN MAKANAN HANYA DIPERBOLEHKAN DALAM TEMPAT TERTUTUP UNTUK DIBAWA PULANG.

13. RESEPSI PERNIKAHAN, DAN ACARA SYUKUR LAINNYA DITIADAKAN SEMENTARA SELAMA PEMBERLAKUAN SURAT INI.

14. MENUTUP TEMPAT BERMAIN ANAK DAN TEMPAT UMUM LAINNYA TERMASUK KESENIAN DAN OLEH RAGA.

15. TRANSPORTASI UMUM (KENDARAAN UMUM, ANGKUTAN MASAL, TAKSI (KONVENSIONAL DAN ONLINE), PERAHU TAKSI, KAPAL FERY RUKO-LEMBEH DAN KENDARAAN SEWA RENTAL DIBERLAKUKAN DENGAN PENGATURAN KAPASITAS MAKSIMAL 70% DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA LEBIH KETAT.

16. PERLAKU PERJALANAN DOMESTIK YANG MENGGUNAKAN MOBIL PRIBADI, SEPEDA MOTOR DAN TRANSPORTASI UMUM JARAK JAUH (PESAWAT UDARA, BIS DAN KAPAL LAUT) HARUS :
1). MENUNJUKAN KARTU VAKSIN (MINIMAL DOSIS PERTAMA)
2). MENUNJUKAN PCR H 2 UN TUK PESAWAT UDARA SERTA ANTIGEN (H-1) UNTUK MODA TRANSPORTASI MOBIL PRIBADI, SEPEDA MOTOR, BIS DAN KAPAL LAUT
3). KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA ANGKA 1) DAN 2) HANYA BERLAKU UNTUK KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN DARI DAN KE JAWA DAN BALI SERTA TIDAK BERLAKU UNTUK TRANSPORTASI DALAM WILAYAH SULAWESI UTARA; DAN
4). UNTUK SOPIR KENDARAAN LOGISTIK DAN TRANSPORTASI BARANG LAINNYA DIKECUALIKAN DARI KETENTUAN MEMILIKI KARTU VAKSIN.

17. PARA CAMAT DAN LURAH, AGAR DAPAT BERKOORDINASI DENGAN TNI DAN POLRI SETEMPAT GUNA PENANGANAN PENGENDALIAN COVID.-19 SERTA LEBIH MENGAKTIFKAN KEGIATAN POSKO SATGAS COVID-19 DI WILAYAH MASING – MASING UNTUK MEMBATASI KELUAR MASUK WILAYAH RT MAKSIMAL HINGGA PUKUL 20.00, SERTA MELAKUKAN PELACAKAN, PATROLI, OPERASI YUSTISI, EDUKASI DAN SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT.

18. APABILA DALAM PELAKSANAANNYA DITEMUKAN PELANGGARAN TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN SERTA ANJURAN PEMERINTAH, MAKA PIHAK BERWENANG DIBERIKAN WEWENANG UNTUK MENGAMBIL TINDAKAN TEGAS DAN MEMBERIKAN SANKSI SESUAI ATURAN DAN KETENTUAN YANG BERLAKU.

19. EDARAN INI MULAI BERLAKU MULAI TANGGAL 25 JULI 2021 SAMPAI 8 AGUSTUS 2021 DAN AKAN DIEVALUASI SESUAI PERKEMBANGAN SITUASI PENYEBARAN COVID-19 DI KOTA BITUNG.

MASYARAKAT KOTA BITUNG YANG KAMI CINTAI, KAMI JUGA MEMINTA KEPADA PARA KEPALA PERANGKAT DAERAH TERKAIT UNTUK SEGERA MEMAKSIMALKAN PELAYANAN DAN PEMBERIAN BANTUAN BAGI MASYARAKAT KHSUSNYA YANG SEDANG MENJALANI ISOLASI MANDIRI. TINGKATKAN PELAKSANAAN TESTING, TRACING DAN RESPON TREATMENT YANG CEPAT UNTUK MENEKAN LAJU PENULARAN DAN MENINGKATKAN ANGKA KESEMBUHAN. PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN YANG KETAT DAN PENINGKATAN TESTING, TRACING DAN TREATMENT ADALAH KUNCI UTAMA MENEKAN PERKEMBANGAN COVID 19. MEMAKAI MASKER DAN MENJAGA JARAK HARUS TERUS DILAKUKAN.

AKHIRNYA KAMI MENGAJAK SEMUA ELEMEN MASYARAKAT YANG ADA DI KOTA BITUNG MARI KITA BERSATU PADU BERGOTONG ROYONG MELAWAN COVID-19, KARENA HANYA DENGAN BERSAMA-SAMA KITA PASTI BISA MELEWATI PANDEMI INI DAN KEHIDUPAN KITA BISA KEMBALI NORMAL. TERIMA KASIH, TETAP SEMANGAT, TETAP BERDOA AGAR TUHAN SENANTIASA MENYERTAI DAN MEMBERKATI KITA SEMUA.

WALI KOTA BITUNG
Ir. MAURITS MANTIRI, MM

(Wesly)