Empat Pelaku Penganiayaan Disertai Pengerusakan Mobil Ambulans Diringkus

Manado – Akhirnya empat pelaku pengerusakan disertai penganiayaan yang sempat heboh di media sosial (medsos) Facebook, berhasil diamankan Tim gabungan Opsnal yang terdiri dari Timsus Maleo, Tim Resmob Polda Sulut, Timsus Paniki, dan Tim Resmob Polresta Manado. Keempat pelaku yakni FS alias Fandy (39), FB alias Fadel (17), IMA alias Ikhlas (16), dan MB alias Muhajirin (49) yang kesemuanya warga Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Mereka diringkus di beberapa lokasi yang berbeda, Selasa (22/9) sekitar 17.30 Wita.

Menurut informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal pada Minggu (20/9) sekitar 20.00 Wita. Dimana, saat itu korban bernama Johanes B Ponamon, selaku sopir ambulans RSUP Kandow hendak membawa jenasah Covid-19 di Desa Minaesa Kecamatan Wori Kabupaten Minut.

Saat berada di lokasi kejadian, para pelaku langsung berkerumun di mobil ambulans yang dikendarai korban. Kemudian para pelaku menyuruh korban untuk menurunkan kaca mobil. Nah,,, tiba tiba tanpa alasan yang jelas, para pelaku langsung menganiaya korban dengan menggunakan kepalan tangan.

Tak hanya sampai disitu, usai menganiaya korban, para pelaku kemudian merusak kaca dan body mobil ambulans yang dikendarai korban. Tak terima dengan perbuatan para pelaku, korban mendatangi Mapolresta Manado untuk membuat laporan kepolisian.

Bedasarkan laporan tersebut, Tim Gabungan Opsnal yang dipimpin Kanit Resmob Polda Sulut AKP Novry Maramis SIK ini langsung bergerak mencari keberadaan para pelaku. Alhasil keempat pelaku berhasil diringkus di beberapa lokasi yang berbeda. Selanjutnya digiring ke Mapolresta Manado digiring ke Mapolresta Manado untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Thommy Aruan SH SIK MH, ketika dikonfirmasi mengatakan penangkapan para pelaku dilakukan secara serentak dengan lokasi yang berbeda beda. “Dalam proses penangkapan, sempat di warnai sedikit perlawanan dari keluarga para pelaku, namun Tim Gabungan Opsnal tetap berusaha tenang dan melakukan pendekatan secara Persuasif, hingga akhirnya Tim berhasil mengamankan empat orang pelaku yang diduga ada keterkaitan dalam kejadian tersebut,” Pungkasnya. (Dwi)

Related posts