Clay Dondokambey Hadiri HUT ke 86 GMIM Bersinode Airmadidi 2 Minut

Minut– Pjs Bupati Minut Clay Dondokambey SSTP MAP didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Minut ibu Sylvia Anita Dondokambey Tambelu ST, menghadiri ibadah syukur HUT ke-86 GMIM Bersinode Wilayah Airmadidi Dua, di Jemaat Bukit Sion Airmadidi Atas, Minggu (11/10/2020) pagi.

Pada kesempatan itu turut hadir Ketua I MPH Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Olly Dondokambey SE, sementara khadim dalam ibadah tersebut Ketua BPMS Sinode GMIM, Pdt DR Hein Arina.

Pjs Bupati Clay Dondokambey dalam sambutannya mengatkan mengucapkan atas terima kasih nama Pemerintah Kabupaten Minut selamat beribadah syukur HUT ke – 86 GMIM bersinode wilayah Airmadidi Dua.

Ditambahkan Pjs Bupati Clay, ada dua kesan dan tiga pesan yang perlu disampaikan dalam acara tersebut.

“Kesan pertama, kami sangat bersyukur dalam konteks syukur HUT Ke-86 GMIM Bersinode Wilayah Airmadidi Dua ini, bukan hanya kita yang hadir tapi turut juga dihadiri Ketua I MPH PGI, pak Olly Dondokambey dan merupakan suatu kebanggaan, tentu inilah merupakan semangat kita untuk terus solid antara Pemerintah dan Gereja, bersinergi membawa kesejahteraan bagi jemaat tapi juga bagi masyarakat,” ucap Clay disambut tepuk tangan yang hadir dalam acara tersebut.

“Kesan yang kedua, dalam dua minggu bertugas di Kabupaten Minut sinergi dengan wakil rakyat dalam hal ini pak Ketua DPRD Kabupaten Minut, kita boleh dalam tahapan membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020, tetapi dalam komitmen kedepan ini harus disampaikan untuk tahun 2021 kita sepakat untuk memperjuangkan penghargaan kepada para hamba Tuhan pekerja gereja untuk mendapatkan insentif yang akan dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kita doakan agar prosesnya berjalan lancar dan apa yang kita harapkan boleh terwujud,” sambungnya.

Selanjutnya, Pjs Bupati Clay membeberkan tiga pesan dalam kaitan sinergitas antara Pemerintah dan Gereja.

“Pertama adalah kita masih dalam pandemi covid oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Minut telah mengeluarkan SK tentang Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid, berbeda dengan Gugus Tugas yang lalu, dalam Satgas ini untuk gereja dalam hal ini BKSAUA turut dilibatkan dalam kaitan, memohon bapak dan ibu Pendeta para hamba Tuhan dapat menyuarakan lewat mimbar-mimbar di Jemaat untuk mengedukasi terus masyarakat kita agar tetap menerapkan protokol-protokol kesehatan, minimal memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan (4 M) ini terus kita lakukan,” harapnya.

“Kemudian yang kedua, dalam tahapan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah kami juga tentu meminta bapak dan ibu, hamba-hamba Tuhan para Pendeta, untuk terus mengedukasi masyarakat agar mari kita berdemokrasi secara santun tidak kemudian saling menjelek-jelekkan antara pilihan Pasangan calon (Paslon) satu dengan yang lain karena tentu mereka juga adalah putra putri terbaik daerah kita, sehingga peganglah pesan bahwa kita mencari pemimpin, kita menjual program memberikan program untuk mencari pemimpin bukan untuk mencari musuh,” lanjut Clay.

“Pesan ketiga dan yang terakhir, sudah diingatkan kepada bapak Ketua Sinode dan terima kasih kalau itu sudah dilakukan, tetapi mari kita terus bersinergi bersama kita mengembalikan lagi kekuatan ekonomi masyarakat didalamnya ada jemaat dan keluarga. Kita tidak lagi dalam zona takut, tidak lagi dalam zona berpangku tangan, tapi kita harus pindah ke zona saling mendukung, saling menopang, saling bergandengan tangan walaupun tidak secara fisik untuk saling menguatkan ekonomi keluarga kita jemaat dan masyarakat. Banyak sektor, sektor pertanian, industri jasa dan lain sebagainya, oeh sebab itu kami pemerintah hadir disini juga sebagai komitmen, ada ibu Camat nanti disampai-sampaikan kepada para Lurah dan perangkat akan bersinergi dengan semua program yang ada di pemerintah, dan wajib tentu bersinergi dengan para Pendeta dan hamba Tuhan karena masyarakat itu tidak lain adalah anggota jemaat. Semoga tekad, semangat, dan kesatuan kita semua tetap solid bersama untuk membawa kesejahteraan bagi Jemaat dan masyarakat dalam kaitan dengan hari ulang tahun ke-86 GMIM Bersinode.” tuturnya.

Ditempat sama, Ketua I MPH PGI Olly Dondokambey SE, mengingatkan seperti yang telah difirmankan bahwa harus betul-betul teliti dan mendengar sehingga tidak terbawa arus-arus yang salah.

“Nah inilah dalam kehidupan kita tentu segala sesuatu harus kita teliti benar dalam kehidupan kita sebagai warga Gereja, sehingga kita dalam mengambil langkah-langkah kedepan betul-betul sesuai dengan apa yang dikehendaki Tuhan bagi kita. Bapak ibu inilah yang menjadi tanggung jawab kita semua, kita sebagai pemimpin, sebagai Pendeta, sebagai syamas, sebagai jemaat, agar supaya apa yang kita lakukan betul-betul untuk kebersamaan kita semua, karena kalau kita kerja bersama-sama hasilnya akan baik bagi kita, hasilnya akan besar kita akan dapati kalau kita mau bekerja bersama-sama, kalau kerja sendiri-sendiri tentunya hasilnya tidak akan besar tapi hanya untuk kepentingan masing-masing,” imbau Olly Dondokambey.

Karena situasi kondisi masih pandemi covid-19, Olly mengajak untuk selalu bersatu dalam rangka membawa Sulawesi Utara lebih hebat kedepan dan untuk kesejahteraan semua.

“Hari ini karena masih musim covid dan belum ada vaksin, mudah-mudahan kita berdoa, seperti pak Pendeta sampaikan tadi bahwa Januari tahun 2021 sudah ada vaksin, ini perlu bagi kita agar supaya kita terhindar dari penyakit yang tidak kita inginkan, karena kalau kita tidak bersama-sama memberantas covid-19 ini akan sangat berdampak bagi kita sendiri, kita bisa lihat contoh ada klaster pasar, klaster rumah tangga, ada klaster dimana-mana,kita karena tidak disiplinnya kita sendiri, bagaimana kita tidak rajin pakai masker, kita tidak mau membersihkan diri , dan kita tidak mau mengikuti protap yang ada harus jaga jarak,” pungkasnya.

“Kita bersyukur kemarin Kepala BNPB datang meninjau ke Sulut dan dia melihat bahwa Sulut, Pemerintah, begitu tanggap menangani covid ini, mereka juga mau membantu peralatan-peralatan lain yang dibutuhkan oleh pemerintah, karena mereka menganggap Pemprov Sulut serius menanggapi covid ini,” tambahnya.

“Apalagi kita di Minut ini semua program pemerintah sudah berjalan dengan baik, mereka yang memelihara ikan mujair sedikit lagi akan maju karena banyak orang Jepang ternyata banyak suka makan ikan mujair, sudah dua kali kita kirim ikan mujair dan bertambah terus permintaan mereka, bahkan saya mendapat kabar pada Rabu pekan depan mereka minta 500 kilo, sehingga kedepannya Kabupaten Minut akan terkenal dengan mujair. Jadi otomatis petani, peternak ikan, akan mendapatkan manfaat kalau kita selalu bersatu dalam rangka memajukan Sulut kedepan, selamat HUT ke-86 GMIM Bersinode Wilayah Airmadidi Dua,” kata Olly mengakhiri dan disambut tepuk tangan yang hadir. (***)

Related posts