Terkait Aktivitas Peti,Bupati Sumendap : Penjarakan Yang Tidak Memiliki Izin

Ratahan – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH,berang dengan ulah para Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) di wilayahnya. Pasalnya aktivitas PETI tersebut telah merusak lingkungan di wilayah Ratatotok, dan ini perlu ada tindakan tegas terhadap oknum-oknum di dalamnya.

“Penjarakan yang tidak memiliki izin, bila perlu Kepala Dinas Pertambangan Provinsi juga di penjarakan,” tegas Bupati Sumendap, Kamis  (27/02/2020) usai menerima kunjungan dari Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Aktivitas perusahaan tanpa izin ini juga ditanggapi oleh anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulut Sandra Rondonuwu. Dia tegas menyampaikan aktivitas pertambangan harus memiliki izin.

“Harus membuat izin, jika tidak dan terus melakukan aktifitas hal tersebut harus ditindak sesuai dengan aturan yang ada. pemerintah harus melihat kepentingan penambang, karena kalau investasi tidak ada pendapatan di daerah harus ditolak,” tandas srikandi yang akrab disapa Saron ini.

Senada akan hal tersebut ditempat terpisah, Sekjen Pushuknas Mohamad Fazly kembali akan mengecek posisi surat dan data tambang PETI tersebut yang sudah di laporkan ke Kementrian terkait, seperti ESDM dan Lingkungan Hidup, kehutanan beserta Mabes Polri (Kapolri, Irwasum, Propam dan Bareskrim/Stakeholder).

“Senin nanti saya akan menyambangi Mabes Polri dan meminta Kapolri, Irwasum beserta jajarannya untuk menindak tegas anak buahnya yang membekingi PETI itu selain dipecat serta mendapatkan hukuman setimpal atas penyimpangan mereka!!,” tegasnya saat bertemu dengan sejumlah wartawan di kawasan kuningan Jakarta selatan, Sabtu, (29/02/2020). (Rusly)

Related posts

Leave a Comment