oleh

“Bau Korupsi” Proyek SMP Negeri 1 Tumpaan Mencuat, Inspektorat Minsel Kecolongan

-Minsel-42 Dilihat
Tim Inspektorat Minsel saat berada di SMP Negeri 1 Tumpaan

Minsel – Inspektorat Kabupaten Minahasa Selatan menerjunkan tim di lapangan guna memeriksa proyek renovasi salah satu sekolah SMP Negeri 1 Tumpaan di kecamatan Tumpaan yang di duga bermasalah.

Proyek yang di kerjakan oleh pihak ke tiga tersebut dengan anggaran ratusan juta ini, sebelumnya sudah di periksa oleh Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, sehingga di duga Inspektorat Minsel lambat melakukan pemeriksaan berbagai proyek bermasalah yang ada di Minsel.

“Ada 5 Proyek renovasi sekolah baik SD dan SMP yang bermasalah saat ini sementara di periksa oleh Kejaksaan, dan di tindak lanjuti oleh pihak inspektorat,  5 sekolah tersebut 2 di Kecamatan Amurang, 2 di Kecamatan Tumpaan dan 1 di Kecamatan Tatapaan,” Ujar salah satu Tim Inspektorat Sammy Sendou,seraya menjelaskan kali ini Tim Inspektorat berada di SMP Negeri 1 Tumpaan, Selasa (26/07/2022).

Diketahui, SMP Negeri Satu Tumpaan merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan renovasi 6 ruangan yang di anggarakan Pemerintah Daerah sebesar Rp 700 juta lebih.

Namun dalam realisasi pekerjaan di duga bermasalah, sehingga pihak Kejaksaan Negeri  Minsel menyurat langsung ke Inspektorat Minahasa Selatan.

Dijelaskan Sendou, bahwa kedatangan Tim Inspektorat kali ini untuk menindaklanjuti surat dari kejaksaan.

“Kedatangan kami untuk menghitung kembali pekerjaan DAK tahun 2021 di SMP Negeri 1 Tumpaan yang bernilai Rp.700 juta lebih,” Jelas Sendou.

Terlihat hadir dalam pemeriksaan di lapangan , Cristo Umboh selaku pengawas dalam pekerjaan ini,dan Ritha Wongkar selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tumpaan. (QQ)