Akibat Miras, Warga Singkil Mandi Darah

Manado – Kasus penganiayaan kembali menghiasi catatan kriminalitas Polsek Wanea. Kali ini korbannya Borhens Ryan Tindage (20-an) warga Kelurahan Wonasa Kecamatan Singkil. Pasalnya, dirinya dianiaya lima pelaku yakni RW, AM, KK, FS dan MT semuanya warga Kelurahan Karombasan Selatan Kecamatan Wanea. Kejadian itu terjadi di seputaran perempatan SMP Negeri 4 Manado. Kamis (17/1) sekitar 03.10 Wita.

Dari Informasi yang dirangkum, awalnya korban yang sudah dalam keadaan mabuk berboncengan dengan dua temannya turun di jembatan dekat SMP Negeri 4 Manado dengan menggunakan sepeda motor. Sementara saat itu para pelaku bersama dengan saksi Junior Wenas sementara nongkrong di jembatan.

Kemudian korban memancing situasi dengan cara, korban mengangkat bajunya sambil memperlihatkan senjata tajam (sajam) jenis pisau besi putih yang diselipkan dipinggangnya. Teman korban yang melihat kejadian tersebut, langsung berhenti dan memesan taksi online untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Nah,,, saat taksi online tersebut baru berjalan sekitar 150 meter, para pelaku langsung mengejar taksi tersebut dengan cara menghadang dari arah depan. Tiba tiba para pelaku turun dari sepeda motor dan langsung menarik korban keluar. Sesampainya diluar, para pelaku langsung menganiaya korban hingga babak belur. Akibatnya korban mengalami luka robek dibagian kepala serta sekujur tubuh korban terasa sakit.

Sementara itu, Kapolsek Wanea Kompol Hamsy ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, “satu pelaku telah berhasil kami amankan sementara untuk pelaku lainnya sedang dalam pencarian unit lapangan,” pungkasnya. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment