oleh

Lukas Tepis Isu Pj Bupati Tak Peduli Soal Krisis Listrik di Sangihe

Tahuna – Dari isu yang beredar bahwa adanya tudingan, Pj Bupati kabupaten kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan dinilai tak peduli dengan persoalan pelayanan listrik yang amburadul, ditepis oleh staf khusus Bupati Johan A.F. Lukas.

Kepada sejumlah media, Staf Khusus Bupati Bidang Komunikasi Publik yang juga ketua LSM LP-KPK Sangihe, menyatakan, tudingan warga Sangihe terhadap Bupati itu awalnya bisa dimaklumi sebagai bentuk keresahan dan kekesalan warga terhadap parahnya layanan listrik di daerah ini, dan juga karena kurangnya informasi dari pihak PLN Tahuna ke publik terkait kendala kelistrikan akhir-akhir ini.

Menurut Lukas,selain di tepis tudingan tersebut juga harus disertai dengan penjelasan ke publik agar warga paham kewenangan pemerintah dan langkah apa saja yang telah dilakukan oleh Pemkab Sangihe khususnya Pj Bupati.

“Urusan layanan kelistrikan sepenuhnya tanggung jawab PLN dan pemerintah daerah itu hanya menjalankan fungsi koordinasi saja dengan PLN UP3 Tahuna” Jelas Lukas.

Lanjut Lukas, Pemkab Sangihe tak saja berkoordinasi dengan PLN Tahuna, tapi Pj Bupati Sangihe telah mengupayakan untuk beraudiensi langsung dengan jajaran Direksi PT. PLN.

“Beberapa Minggu lalu, ibu Bupati so menyampaikan surat ke Direktur Utama PT. PLN di Jakarta, cuman sampai hari ini belum ada jawaban” Ungkap Stafsus yang juga aktivis ini.

“Maksud ibu Bupati, agar bisa bertemu langsung jajaran Direksi PLN dan menyampaikan kondisi yang di alami warga Sangihe, sekaligus meminta dukungan Direksi untuk menyelesaikan krisis listrik di Sangihe,” Urai Lukas sambil berharap tak ada lagi tudingan warga yang menilai Pj Bupati tak peduli.

Terpisah, Pj Bupati Sangihe, dr Rinny Tamuntuan melalui pesan Whatsapp-nya membenarkan jika dirinya masih menunggu jawaban surat dari Direksi PT. PLN. “Masalah layanan listrik ini sudah menjadi salah satu topik utama yang nanti akan kita presure di pusat” Jelas Tamuntuan. (Yoss)