Montolalu : Warga Mitra Jangan Terprovokasi Isyu People Power

Semuel Montolalu

Ratahan – Jelang Penetapan KPU RI dimintakan kepada seluruh masyarakat Indonesia terlebih di Kabupaten Minahasa Tenggara untuk sama-sama menjaga keamanan dan jangan terpancing dengan berita-berita yang tidak benar, kita harus ingat bahwa persatuan dan kesatuan sangat penting bagi bangsa Indonesia.

Hal itu di katakan Sekretaris DPC PDIP Minahasa Tenggara (Mitra) Semuel Montolalu kepada sejumlah wartawan, Senin (20/05/2019) kemarin.

Menurutnya aksi 22 Mei yang di kenal dengan isyu ‘people power’ ini menjadi perhatian kalangan masyarakat, apalagi pada hari itu Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) akan menetapkan hasil rekapitulasi suara pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

“Kami mengajak seluruh masyarakat di Minahasa Tenggara tidak terpengaruh dengan adanya isu aksi massa atau people power,” kata politisi PDI-P Mitra ini.

Ia mengungkapkan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang bertoleransi, beragam, memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika sebagai alat perekat kebangsaan.

“Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang bertoleransi, beragam, memiliki semboyan Bhineka Tunggu Ika serta memiliki pengalaman sejarah yang pernah dijajah oleh bangsa barat selama 350 tahun,” ujarnya.

Montolalu menghimbau, para tokoh politik, agama, masyarakat agar dapat selalu memberikan panutan yang positif bagi masyarakat untuk dapat saling menghormati dan menjaga tali persaudaraan antar sesama. “Sebab ini untuk anak cucu kita, generasi yang akan datang,” tukasnya.

Sementara, Ketua LSM Gemma Mitra Vidy Ngantung menilai sikap menahan diri, dan menghormati mekanisme konstitusi yang sedang berlaku sangat penting.

“Indonesia adalah negara berdemokrasi. Namun aksi massa sebesar ini perlu mendapatkan perhatian penting, sebab bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Ketua LSM Gemma Mitra Vidy Ngantung. (Oma)

Related posts

Leave a Comment