MAN Model Manado Kenalkan Matsama “Pendidikan Yang Penuh Cinta dan Kasih”

Ratusan Siswa/i yang lulus dalam mempersiapkan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah

Manado – Hari ini sebanyak 524 siswa baru yang lulus seleksi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Manado mengikuti kegiatan MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) atau yang biasa disebut dengan MOS (Masa Orientasi Sekolah).

Jauh dari kesan khawatir apalagi takut yang selama ini menjadi momok para orang tua takut anak-anaknya (jaman per ploncoan ) MATSAMA MAN MODEL Manado menyajikan konsep baru pengenalan siswa baru terhadap lingkungan sekolah yang lebih mengedepankan “Pendidikan yang penuh Cinta dan Kasih”.

“Jika ada ungkapan tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka tak mau, tak mau maka membenci. Dan jika kebencian yang muncul maka para siswa tidak akan betah untuk mengikuti pendidikan selama 3 tahun di MAN Model, maka pola pengenalan siswa dengan Penuh Cinta dan Kasih menjadi bingkai yang indah namun kokoh untuk membentuk siswa yang bertaqwa,” ujar Kepala Sekolah MAN Model Manado, Hi.Syarif Afiat Salim Raya,saat membawakan sambutan di hadapan ratusan siswa/i yang lulus mendaftar,Rabu (10/07/19).

Dikatakan, selama di MAN Model Manado kita akan menjalani masa-masa perkenalan, bukan hanya dengan sekolah ini, tapi semua penghuni sekolah akan mengalami perkenalan termasuk para guru.

“Terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan pada kami, untuk menitipkan generasinya di sekolah ini, semoga kami akan bisa menjaga amanah yang diberikan oleh masyarakat Sulut hingga ditahun-tahun akan datang,” ucap Salim Raya, seraya berharap Madrasah Aliyah Negeri Manado, akan mampu mendidik putra-putri bangsa.

“Tapi tadi yang hadir baru sekitar 536 orang, ada beberapa yang belum mengisi daftar hadir,” tambah Kepsek Salim Raya.

Sementara itu ketua panitia penerimaan Siswa Baru MAN Model Manado Muhammad Azis, menjelaskan jika siswa yang baru masuk akan menjalani masa ta’aruf.

“Ta’aruf di sini adalah masa MOS (Masa Orientasi Sekolah), karena ini Madrasah maka kami menyebutnya sebagai ta’aruf, yang artinya perkenalan,yaitu perkenalan lingkungan sekolah, perkenalan antar siswa, juga perkenalan antar siswa dan guru, selama 3 hari lamanya siswa akan menjalani masa ta’aruf ini yakni dari tanggal 11 – 13 Juli 2019,” ” jelas Azis.

Sebanyak 760 siswa yang mendaftar dengan mengikuti 3 kali tahapan untuk di test. Yang pertama test tulis yakni test potensi akademik dan pengetahuan umum dan yang lolos hanya sekitar 686 siswa, kemudian dari 686 mengikuti test sholat dan mengaji, yang berhasil lolos yakni 603 orang, setelah itu dari 603 ini mengikuti test psikotes dan yang berhasil lolos hanya 580 orang.

Diketahui siswa akan mulai masuk sekolah pada Kamis 11 Juli 2019, yang akan di buka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Sulawesi Utara. (Arum)

Related posts

Leave a Comment